Pitung (Pituan Pitulung)
SMP Yasporbi 2

Pitung (Pituan Pitulung)

Iwan Mahmoed Al-Fattah

Iwan Mahmoed Al-Fattah

Tersedia 1 dari 1 eksemplar
Bagikan rekomendasi buku ini

Detail Bibliografi

Penerbit
Jakarta: Pustaka Al-Kautsar
Tahun Terbit
2017
ISBN/ISSN
9789795927860
Kolasi
xi, 296 hlm. : ilus. ; 20 cm
No. Panggil
398.2 IWA p
Klasifikasi
398.2
Bahasa
Indonesia
Jenis Bahan
Text

Catatan

Di antara cerita rakyat yang sangat melegenda adalah tentang sosok "Pitung", pahlawan pembela kaum kecil/wong cilik yang berasal dari tanah Betawi. Namun, tak banyak yang tahu, bahwa Pitung adalah singkatan dari "Pituan Pitulung", tujuh pendekar alumni pesantren yang dibina oleh H. Naipin, Kebon Pala, Tenabang (Tanah Abang), yang berjuang membela kaum lemah dari penindasan kaum kafir penjajah. Ketujuh orang itu adalah; Radin Muhammad Ali Nitikusuma (dari kampung Senayan), Radin Muhammad Roji'ih Nitikusuma/Ji'ih (dari kampung Cengkareng), Ki Abdul Qodir (dari Rawa Belong), Ki Saman (dari Cileduk), Radin Rais Sonhaji Nitikusuma/Ki Rais (dari Tenabang), Ki Somad (dari Kemanggisan),dan Ki Dulo alias Jaebullah alias Jebul (dari Kramat Togo). Pituan Pitulung adalah gerakan tujuh orang pemuda, yang digembleng fisik dan ruhiyahnya, dibina dengan ilmu-ilmu keislaman, kemudian mencetuskan perjuangan jihad fii sabilillah melawan penjajahan, khususnya yang terjadi di Jayakarta/Jakarta. Mereka berjuang sampai tetes darah penghabisan, demi terbebasnya tanah kaum muslimin di Jayakarta. Salah satu rujukan penting dari kisah Pituan Pitulung adalah Kitab Al-Fatawi yang ditulis oleh Datuk Meong Tuntu, yang kemudian pada tahun 1910 disalin kembali dalam bahasa Arab Melayu oleh KH Ratu Bagus Ahmad Syar'i Mertakusuma. Kitab ini menceritakan silsilah para pejuang Jayakarta, termasuk juga tentang gerakan Pituan Pitulung. Dari kitab inilah, penulisan buku Pituan Pituking yang hadir di hadapan pembaca mendapat rujukan yang kuat. Buku yang ada di tangan Anda, selain membicarakan tentang perjuangan Pituan Pitulung (Pitung), juga bisa disebut sebagai upaya mengungkap sejarah yang sesungguhnya tentang sosok pejuang tersebut. Karena, sejarah Pitung versi penjajah sangat berbeda dengan kisah sesungguhnya. Pitung bukanlah "perampok", sebagaimana propaganda kolonialis dan film yang beredar di masyarakat. Pitung adalah kelompok pejuang dari kaum muslimin yang berusaha membebaskan tanah Jayakarta dari kaum penjajah.

Subjek

Eksemplar

KodeLokasiJenisStatus
SMPY202864Perpustakaan SMP Yasporbi IITextbookTersedia