Robusta Pukul Dua Pagi
MIRANDA MALONKA
Detail Bibliografi
Catatan
Pukul dua pagi kita kerap terbangun Mimpi buruk, atau lembur manyun Gejolak kafein menyokong hari-hari Kapan kita bisa tidur lelap tanpa mimpi? Kami muda, takut dewasa Hanya kopi teman yang ada Suatu hari, semoga kami terbiasa Menikmati hidup di dunia nyata Kumpulan sajak ini adalah corat-coret anak muda yang ngeri memasuki dunia dewasa. Semoga diri dewasa kita tetap sehat setia dengan kemudaan jiwa. Tabula Rasa Syahdan, nomadisme serupa perahu penyelamat Sebab, lari tentu lebih sederhana ketimbang bersahabat Betapa manisnya privilese lembaran baru Namun, betapa lemahnya jiwa yang tak pernah diadu Konon sebuah lembaran tak lagi kosong Maka pengharapan itu tak lagi lowong Dalam sekejap takdir menjelma lorong-lorong Labirin kehidupan kini seketat gorong-gorong Luka itu berupa beban di bahu Yang terpancang kuat sejak masa dahulu Sehelai vonis menggiring ke alam kubur Sebab sampai mati reputasi takkan mengabur Mengapakah jalan ini Menjadi berbatu dan sepi Karena dipagari besi-besi Dan tak mampu berbelok lagi?
Subjek
Eksemplar
| Kode | Lokasi | Jenis | Status |
|---|---|---|---|
| 24166 | PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI | Textbook | Tersedia |