Pendidikan Karakter
SMA Yasporbi

Pendidikan Karakter

Imas Kurniasih

Imas Kurniasih

Tersedia 1 dari 1 eksemplar
Bagikan rekomendasi buku ini

Detail Bibliografi

Penerbit
Jakarta: Kata Pena
Tahun Terbit
2017
ISBN/ISSN
978-602-1296-35-6
Kolasi
xii, 196 hlm.,23 cm
No. Panggil
370.114 IMA p
Klasifikasi
370.114
Bahasa
Indonesia
Jenis Bahan
Text

Catatan

Dalam proses internalisasi karakter dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Namun proses internalisasi ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, guru, siswa dan orangtua siswa dan tentu saja lingkungan. Penanaman karakter yang dapat mengantarkan anak dan generasi muda kepada kesuksesan haruslah dimulai dari lingkungan keluarga, karena keluarga adalah sekolah pertama bagi setiap anak. Pendidikan karakter anak merupakan suatu proses pembentukan karakter atau kepribadian seorang anak yang akan digunakan sebagai bekal dari ia anak-anak hingga tumbuh menjadi dewasa untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter anak dapat dikatakan sebagai pendidikan plus plus, karena pendidikan ini melibatkan berbagai macam aspek yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (perasaan), dan juga aksi (tindakan). Pendidikan karakter akan bekerja secara efektif dengan adanya tiga aspek ini. Pendidikan karakter yang dilakukan secara sistematis dan konsisten akan melahirkan seorang anak dengan emosi yang cerdas. Kecerdasaan emosi ini akan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Serta berguna pula untuk mengejar mimpinya karena si anak akan mengerti bagaimana cara menghadapi berbagai macam rintangan yang terjadi selama hidupnya. Oleh karena itu, peran keluarga terutama orang tua akan sangat memberikan dampak dalam pembentukan karakter anak. Kebiasaan-kebiasaan yang diajarkan di rumah ini akan anak bawa terus kemanapun ia pergi. Perkembangan sosial dan emosional seorang anak terbentuk di usia balita, dan saat inilah peran orang tua dibutuhkan. Orang tua dapat mengajarkan anak tentang bagaimana hal yang baik yang bisa anak lakukan untuk berinteraksi dengan orang lain dan juga cara si anak mengendalikan emosi yang ia rasakan dalam dirinya Kemudian pendidikan karakter tersebut dilanjutkan di sekolah sebagai institusi formal, dimana semua anak memperoleh pendidikan secara adil dan merata.

Subjek

Eksemplar

KodeLokasiJenisStatus
25212PERPUSTAKAAN SMA YASPORBITextbookTersedia